Gambar 1. KM DBSMB gelar kegiatan ramadhan bersama 100 santri TPA
Yogyakarta (14/3), Keluarga Mahasiswa Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (KM DBSMB) Universitas Gadjah Mada kembali menghadirkan program sosial berdampak melalui rangkaian kegiatan Semarak Ramadan yang diselenggarakan pada 12 Maret serta 14–15 Maret 2025. Program ini merupakan hasil kolaborasi bersama KTGAS dan Real Masjid, dengan melibatkan lebih dari 30 relawan mahasiswa DBSMB yang berperan aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan.
Semarak Ramadan dirancang sebagai ruang pengabdian yang memadukan nilai edukasi, spiritualitas, dan kepedulian sosial. Kegiatan ini menyasar anak-anak TPA serta masyarakat umum melalui dua agenda utama yang berlangsung di beberapa lokasi pelaksanaan. Kegiatan pertama berupa program edukatif dan spiritual yang dilaksanakan di Masjid Al Arqom dan Masjid Baitul Makmur. Dalam kegiatan ini, lebih dari 100 santri TPA mengikuti pembelajaran keterampilan kreatif berupa pembuatan lampion yang dipadukan dengan aktivitas mengaji. Pendekatan ini tidak hanya mendorong kreativitas anak, tetapi juga memperkuat nilai-nilai keagamaan sejak usia dini, selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas.
Kegiatan kedua diwujudkan dalam bentuk aksi sosial berupa belanja, memasak, dan pembagian 150 porsi sahur kepada masyarakat yang membutuhkan di wilayah jalanan. Program ini menjadi wujud kepedulian mahasiswa terhadap sesama, khususnya dalam momentum Ramadan yang identik dengan semangat berbagi, solidaritas, dan empati sosial.
Ketua pelaksana kegiatan, Luthfia Ramadhani, menyampaikan bahwa Semarak Ramadan menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan sosial yang memberikan dampak bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kolaborasi lintas komunitas menjadi kunci utama dalam menghadirkan program yang berkelanjutan dan bermakna. Pelaksanaan kegiatan ini turut didampingi oleh Sarah Suci Khairani yang memastikan seluruh rangkaian berjalan secara terkoordinasi dan terstruktur. Perwakilan KTGAS menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah terjalin dapat terus berlanjut dalam berbagai program sosial di masa mendatang. Sementara itu, pihak Real Masjid memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini yang dinilai mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan. Kolaborasi ini sekaligus merefleksikan implementasi SDGs Tujuan 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Antusiasme peserta dan masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung, baik melalui keterlibatan aktif para santri dalam aktivitas edukatif maupun respons positif masyarakat terhadap distribusi sahur. Hal ini menunjukkan bahwa Semarak Ramadan tidak hanya menjadi program seremonial, tetapi juga menghadirkan dampak nyata serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KM DBSMB UGM menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program sosial yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.