UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DEPARTEMEN BAHASA, SENI DAN MANAJEMEN BUDAYA

UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DBSMB

| | | | |

Dukung SDG 4 Pendidikan Berkualitas, Prodi Bahasa Inggris DBSMB SV UGM Terapkan Keilmuan untuk Bedah Lanskap Linguistik

YOGYAKARTA (27/10) – Program Studi Bahasa Inggris, Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, melalui pengembangan pendidikan terapan yang relevan dengan dinamika masyarakat. Salah satu penerapannya adalah penggunaan perspektif sosiolinguistik untuk mengkaji lanskap linguistik (linguistic landscape), yakni fenomena penggunaan bahasa dalam berbagai bentuk tulisan yang dijumpai di ruang publik.

Gambar 1. Ilustrasi penggunaan bahasa dalam berbagai bentuk tulisan di ruang publik
Gambar 1. Ilustrasi penggunaan bahasa dalam berbagai bentuk tulisan di ruang publik

Lanskap linguistik mencakup penggunaan bahasa pada papan nama usaha, baliho, iklan, penunjuk arah, hingga berbagai informasi tertulis di ruang publik. Fenomena tersebut tidak hanya menunjukkan pilihan bahasa dalam komunikasi sehari-hari, tetapi juga mencerminkan identitas sosial, relasi budaya, serta kepentingan ekonomi suatu wilayah. Melalui kajian ini, bahasa dipahami sebagai bagian dari kehidupan masyarakat yang dapat dianalisis untuk melihat bagaimana identitas dan makna sosial dibentuk melalui ruang publik.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana keilmuan bahasa dapat diterapkan untuk memahami persoalan nyata di masyarakat. Dalam konteks pariwisata, misalnya, penggunaan Bahasa Inggris sebagai lingua franca atau bahasa penghubung internasional dapat dikaji untuk memahami strategi komunikasi destinasi, penyampaian informasi kepada wisatawan, serta interaksi antara bahasa lokal dan bahasa global. Analisis lanskap linguistik juga dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana suatu destinasi menampilkan identitas budaya sekaligus memenuhi kebutuhan komunikasi pengunjung dari berbagai latar belakang.

Penerapan sosiolinguistik dalam kajian lanskap linguistik sejalan dengan karakter pendidikan vokasi yang menghubungkan teori akademik dengan kebutuhan praktis. Mahasiswa dan sivitas akademika dapat mengembangkan kemampuan observasi, analisis bahasa, serta pemahaman konteks sosial dan budaya melalui fenomena yang dijumpai secara langsung. Keterampilan tersebut relevan untuk mendukung berbagai bidang profesional, termasuk komunikasi, penerjemahan, layanan pariwisata, dan pengembangan informasi publik.

Melalui penguatan pembelajaran dan penelitian terapan, Prodi Bahasa Inggris DBSMB SV UGM berkontribusi pada SDG 4, terutama dalam mendorong akses terhadap pembelajaran yang relevan, pengembangan keterampilan, dan peningkatan kualitas pendidikan. Upaya ini menegaskan bahwa pendidikan berkualitas tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada kemampuan menerapkan keilmuan secara kritis, kontekstual, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Similar Posts