UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DEPARTEMEN BAHASA, SENI DAN MANAJEMEN BUDAYA

UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DBSMB

| | | | | |

Mahasiswa D4 Bahasa Jepang UGM Praktik Kerja Industri di PT Fuji Seat Indonesia

YOGYAKARTA – Tiga mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (S.Tr. Bj. Kombispro) Departemen Bahasa Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), memperoleh kesempatan mengembangkan kompetensi bahasa Jepang sekaligus keterampilan profesional melalui kegiatan Praktik Kerja Industri di PT Fuji Seat Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur otomotif.

Gambar 1. Mahasiswa Bj. Kombispro bersama tim dari PT Fuji Seat Indonesia
Gambar 1. Mahasiswa Bj. Kombispro bersama tim dari PT Fuji Seat Indonesia

Ketiga mahasiswa tersebut adalah Syifa Nadiah Pangesti, Firstiara Syahada Putri, dan Zebrinda Zalza Virandani Andaru. Program praktik kerja industri dilaksanakan dalam dua periode. Periode pertama berlangsung pada 19 Januari – 18 Mei 2026, sedangkan periode kedua dimulai pada Agustus 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 30 November 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan dalam lingkungan kerja nyata. Tidak hanya dituntut menguasai bahasa Jepang, mahasiswa juga belajar memahami konteks pekerjaan, komunikasi profesional, istilah industri, pengelolaan administrasi, serta budaya kerja di lingkungan perusahaan Jepang.

Selama melaksanakan praktik kerja industri, ketiga mahasiswa memperoleh penempatan pada bidang yang berbeda sesuai dengan kebutuhan perusahaan. Syifa Nadiah Pangesti berperan sebagai Japanese Translator Intern di Divisi Interpreter, Departemen HRGA. Dalam posisi tersebut, Syifa terlibat dalam penerjemahan dokumen dari bahasa Indonesia ke bahasa Jepang maupun sebaliknya. Ia juga memperoleh pengalaman sebagai penerjemah dalam berbagai kegiatan perusahaan, termasuk menjadi penerjemah MC dan Opening Speech. Sementara itu, Firstiara Syahada Putri dan Zebrinda Zalza Virandani Andaru ditempatkan di Divisi People Development, Fuji Seat Learning Center (FLC). Keduanya mendapatkan pengalaman dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia dan kegiatan pembelajaran di perusahaan.

Firstiara terlibat dalam proses rekrutmen peserta pemagangan, wawancara, administrasi pelatihan, hingga pengembangan materi pembelajaran. Salah satu karya yang dihasilkan adalah materi Soudan Koudou dalam format PowerPoint dan video pembelajaran. Proses tersebut dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penyusunan materi, produksi, penyuntingan, hingga pengisian voice-over. Bersama Zebrinda, Firstiara juga mengembangkan bahan ajar percakapan bahasa Jepang atau kaiwa berbasis audiovisual untuk mendukung proses pembelajaran bahasa Jepang di lingkungan perusahaan. Zebrinda memperoleh pengalaman dalam pengelolaan data dan administrasi kegiatan magang, surat-menyurat, tugas general affairs (GA) internal, serta dukungan teknis dalam kegiatan pelatihan. Selain itu, ia berkesempatan mengikuti kegiatan genba, termasuk genba supervisor yang telah menyelesaikan pelatihan Toyota Production System (TPS). Pengalaman tersebut memberikan kesempatan bagi Zebrinda untuk mengamati secara langsung aktivitas kerja dan proses operasional di lingkungan industri manufaktur.

Gambar 2. Mahasiswa melakukan praktik industri di PT Fuji Seat Indonesia
Gambar 2. Mahasiswa melakukan praktik industri di PT Fuji Seat Indonesia

Beragam pengalaman yang diperoleh selama praktik kerja industri memperluas kompetensi mahasiswa, tidak hanya dalam kemampuan writing, listening, dan speaking bahasa Jepang, tetapi juga dalam komunikasi profesional, ketelitian, manajemen waktu, kerja sama, adaptasi, pengelolaan data, serta pemahaman terhadap lingkungan kerja industri manufaktur. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa kemampuan bahasa Jepang dalam dunia kerja tidak berdiri sendiri. Kompetensi bahasa perlu dipadukan dengan pemahaman konteks bisnis dan industri, kemampuan berkomunikasi lintas budaya, serta keterampilan profesional yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Bagi Program Studi D4 Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, pengalaman mahasiswa di PT Fuji Seat Indonesia menjadi salah satu bentuk nyata keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman profesional, tetapi juga menghasilkan karya yang dapat mendukung kebutuhan perusahaan, khususnya dalam bidang pelatihan dan pembelajaran.

Pelaksanaan Praktik Kerja Industri di PT Fuji Seat Indonesia turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini mendukung SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui penerapan pembelajaran berbasis pengalaman yang memungkinkan mahasiswa mengintegrasikan pengetahuan dan keterampilan akademik dengan kebutuhan dunia kerja.

Kegiatan ini juga berkontribusi pada SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan kompetensi, pengalaman profesional, dan kesiapan kerja mahasiswa. Interaksi langsung dengan lingkungan industri membantu mahasiswa memahami standar profesional serta keterampilan yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja.

Keterlibatan mahasiswa dalam lingkungan manufaktur dan pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi juga mendukung SDG 9: Industry, Innovation and Infrastructure (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur). Pengalaman tersebut memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai proses kerja industri sekaligus mendorong pemanfaatan media audiovisual sebagai bagian dari inovasi pembelajaran.

Selain itu, kolaborasi antara Program Studi D4 Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional UGM dengan PT Fuji Seat Indonesia turut memperkuat SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa. Melalui pengalaman di PT Fuji Seat Indonesia, mahasiswa memperoleh gambaran yang lebih nyata mengenai penerapan bahasa Jepang dalam komunikasi bisnis dan profesional. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk memasuki dunia kerja yang semakin membutuhkan perpaduan antara kompetensi bahasa, keterampilan profesional, pemahaman industri, dan kemampuan komunikasi lintas budaya.

Similar Posts