UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DEPARTEMEN BAHASA, SENI DAN MANAJEMEN BUDAYA

UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DBSMB

| | | | | |

Menjejak ke Timur: Prodi Bahasa Jepang Kombispro Perkuat Kolaborasi dengan Kawasan Industri PIER

Gambar 1. Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro di PT Yamaha Musical Products Indonesia (PT YMPI)

Pasuruan (14/8) – Dalam upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan tinggi dan dunia industri, tim dosen Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (Prodi Bahasa Jepang Kombispro), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), melaksanakan kunjungan kerja ke kawasan industri Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER), Pasuruan, Jawa Timur, pada 13–14 Agustus 2026. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis program studi untuk mempererat jejaring kemitraan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi dengan industri, khususnya perusahaan manufaktur yang memiliki keterkaitan dengan Jepang.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Prodi Bahasa Jepang Kombispro untuk memperkuat komitmen dalam menghadirkan pendidikan vokasi yang selaras dengan perkembangan industri serta mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional, adaptif, dan berdaya saing global.

Menjajaki Sinergi Strategis dengan Mitra Industri

Agenda utama kunjungan selama dua hari tersebut adalah pertemuan dan diskusi bersama dua mitra industri, yaitu PT Indonesia Matsuya dan PT Yamaha Musical Products Indonesia (PT YMPI). Kunjungan disambut positif oleh manajemen kedua perusahaan dan diisi dengan dialog mengenai berbagai peluang pengembangan kerja sama antara program studi dan dunia industri.

Gambar 1. Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro di PT Indonesia Matsuya
Gambar 1. Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro di PT Indonesia Matsuya

Sejumlah potensi kolaborasi yang dibahas mencakup program magang mahasiswa atau praktik industri, penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dan standar industri, joint research, serta keterlibatan industri dalam proses pembelajaran. Diskusi tersebut juga menjadi ruang bagi program studi untuk memperoleh gambaran mengenai kebutuhan kompetensi dan karakteristik lulusan yang dibutuhkan oleh industri, khususnya perusahaan yang memiliki lingkungan kerja multinasional dan keterkaitan dengan Jepang.

Melalui komunikasi langsung dengan mitra industri, Prodi Bahasa Jepang Kombispro dapat terus mengevaluasi dan mengembangkan proses pembelajaran agar kompetensi mahasiswa tidak hanya sesuai dengan tuntutan akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan profesional di lapangan.

Memperkuat Jejaring Kemitraan yang Telah Terbangun

Kolaborasi antara Sekolah Vokasi UGM dan dunia industri terus dikembangkan melalui berbagai inisiatif konkret. Salah satunya ditunjukkan melalui kerja sama dengan PT Yamaha Musical Products Indonesia (PT YMPI) yang sebelumnya telah dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekolah Vokasi UGM dan perusahaan tersebut.

Kerja sama tersebut kemudian direalisasikan melalui berbagai kegiatan, termasuk kuliah umum yang menghadirkan praktisi industri serta penerimaan mahasiswa Prodi Bahasa Jepang Kombispro untuk mengikuti program magang pada semester genap 2026. Implementasi tersebut menjadi contoh nyata bagaimana kemitraan perguruan tinggi dan industri dapat memberikan manfaat langsung bagi pengembangan kompetensi mahasiswa.

Sementara itu, kunjungan ke PT Indonesia Matsuya menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali jejaring kerja sama yang sebelumnya telah terjalin sejak masa Program Diploma III (D-III) Bahasa Jepang. Seiring dengan transformasi program studi menjadi program sarjana terapan, kunjungan ini dimanfaatkan untuk merevitalisasi kemitraan dan mengidentifikasi kembali peluang kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan kedua belah pihak.

Salah satu pembahasan penting dalam pertemuan tersebut adalah peluang penerimaan mahasiswa Prodi Bahasa Jepang Kombispro untuk mengikuti program magang pada periode 2027. Peluang tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat kembali hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Membuka Peluang Kolaborasi Lebih Luas di Kawasan PIER

Kawasan industri PIER memiliki potensi yang besar sebagai mitra strategis dalam pengembangan pendidikan vokasi. Keberadaan berbagai perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja terampil membuka peluang bagi perguruan tinggi untuk berkontribusi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri. Bagi Sekolah Vokasi UGM, peluang tersebut tidak hanya terbatas pada Prodi Bahasa Jepang Kombispro. Jejaring yang telah dibangun dengan perusahaan-perusahaan di kawasan PIER dapat dikembangkan menjadi kolaborasi lintas program studi dan departemen di lingkungan Sekolah Vokasi UGM, sesuai dengan kebutuhan dan bidang keahlian masing-masing.

Pengembangan kolaborasi lintas disiplin tersebut diharapkan dapat memperluas ruang sinergi dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan dan pembelajaran, magang atau praktik industri, penelitian terapan, pengembangan kompetensi tenaga kerja, hingga kegiatan lain yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia industri.

Memperkuat Link and Match Pendidikan Vokasi dan Industri

Kunjungan ke kawasan industri PIER menegaskan pentingnya kemitraan yang erat antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam membangun pendidikan vokasi yang responsif terhadap kebutuhan pasar kerja. Interaksi langsung dengan industri memberikan kesempatan bagi program studi untuk memahami perkembangan kebutuhan tenaga kerja sekaligus memastikan bahwa proses pendidikan terus berkembang mengikuti dinamika dunia profesional.

Melalui penguatan link and match, Prodi Bahasa Jepang Kombispro berkomitmen untuk terus membekali mahasiswa dengan perpaduan kemampuan bahasa Jepang, komunikasi bisnis, keterampilan profesional, serta pemahaman terhadap budaya dan lingkungan kerja, sehingga lulusan mampu beradaptasi dan berkontribusi secara optimal di dunia kerja. Dalam waktu dekat, potensi kerja sama Sekolah Vokasi UGM dengan perusahaan-perusahaan di kawasan PIER masih terbuka luas. Pengembangan jejaring tersebut diharapkan dapat mendukung penyerapan tenaga kerja terampil, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan inovasi dan penelitian terapan yang memberikan manfaat bagi industri maupun perguruan tinggi.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Penguatan keterhubungan antara pembelajaran di perguruan tinggi dan kebutuhan dunia industri berkontribusi pada SDG 4: Quality Education (Pendidikan Berkualitas) melalui pengembangan pendidikan yang relevan, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Upaya mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi profesional serta membuka akses terhadap pengalaman kerja melalui program magang turut mendukung SDG 8: Decent Work and Economic Growth (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Sementara itu, penguatan jejaring dan kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri menjadi bagian dari kontribusi terhadap SDG 17: Partnerships for the Goals (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).

Kolaborasi yang telah dibangun oleh Prodi Bahasa Jepang Kombispro diharapkan menjadi salah satu pintu masuk untuk memperluas kemitraan Sekolah Vokasi UGM dengan kawasan industri PIER. Dengan melibatkan departemen dan program studi lain sesuai bidang keahlian masing-masing, ekosistem kemitraan link and match diharapkan dapat berkembang semakin luas, berdampak nyata, dan berkelanjutan bagi sivitas akademika maupun dunia industri.

Similar Posts