UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DEPARTEMEN BAHASA, SENI DAN MANAJEMEN BUDAYA

UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DBSMB

| | | | | |

Program Studi Bahasa Jepang Kombispro SV UGM Perkuat Link and Match melalui Kunjungan Industri ke Sejumlah Perusahaan Jepang

Gambar 1.Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT SAMI

Yogyakarta (27/8) – Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (Prodi Bahasa Jepang Kombispro), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), terus memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia kerja melalui kunjungan industri ke sejumlah perusahaan di wilayah Semarang dan sekitarnya pada 12–13 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Prodi Bahasa Jepang Kombispro untuk memperluas jejaring kemitraan dengan dunia industri, memperoleh masukan mengenai kebutuhan kompetensi lulusan, serta menjajaki pengembangan kerja sama dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, tim Prodi Bahasa Jepang Kombispro SV UGM mengunjungi PT Semarang Autocomp Manufacturing Indonesia (PT SAMI), PT AST Indonesia, PT Fukuryo Indonesia, dan PT Kubota Indonesia. Pada setiap kunjungan, tim memperkenalkan profil Prodi Bahasa Jepang Kombispro sebagai program sarjana terapan yang memadukan penguasaan bahasa Jepang dengan berbagai kompetensi profesional yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Kompetensi yang dikembangkan dalam pembelajaran antara lain meliputi kehumasan, administrasi perkantoran, kesekretariatan, public speaking, komunikasi bisnis, serta keterampilan profesional lainnya. Selain memperkenalkan profil program studi, tim juga memaparkan proses pembelajaran, pengembangan kompetensi mahasiswa, serta berbagai bentuk kolaborasi yang berpotensi dikembangkan bersama mitra industri.

Menyerap Masukan Industri untuk Memperkuat Kompetensi Lulusan

Kunjungan industri menjadi ruang dialog antara perguruan tinggi dan dunia kerja untuk memahami perkembangan industri sekaligus mengidentifikasi kompetensi yang dibutuhkan oleh perusahaan, khususnya perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan Jepang.

Melalui diskusi dengan pihak perusahaan, Prodi Bahasa Jepang Kombispro memperoleh masukan secara langsung mengenai pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang perlu dipersiapkan mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja. Masukan tersebut menjadi penting sebagai bahan evaluasi dan pengembangan proses pendidikan agar kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa tetap relevan dengan dinamika industri.

Informasi dari mitra industri selanjutnya dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam pengembangan kurikulum, metode pembelajaran, materi perkuliahan, serta berbagai program pengembangan kompetensi mahasiswa. Dengan demikian, proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pada kesiapan mahasiswa menghadapi lingkungan kerja yang sesungguhnya.

Evaluasi Program Magang dan Pengembangan Pengalaman Industri

Salah satu perusahaan yang dikunjungi merupakan mitra yang sebelumnya telah menjadi tempat pelaksanaan magang mahasiswa Prodi Bahasa Jepang Kombispro. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan memberikan evaluasi dan masukan berdasarkan pengalaman selama mahasiswa melaksanakan kegiatan magang.

Pembahasan tidak hanya mencakup pelaksanaan magang yang telah berjalan, tetapi juga peluang pengembangan program pada periode berikutnya. Evaluasi tersebut diharapkan dapat membantu menciptakan program magang yang semakin relevan, baik dari sisi pengalaman belajar mahasiswa maupun kebutuhan perusahaan.

Melalui penguatan komunikasi dengan mitra, program magang diharapkan tidak sekadar menjadi bagian dari pemenuhan kurikulum, tetapi juga menjadi jembatan pembelajaran antara kampus dan dunia profesional. Mahasiswa memperoleh kesempatan untuk menerapkan kompetensi yang dipelajari selama perkuliahan, sementara mitra industri dapat berkontribusi dalam memberikan pengalaman dan perspektif profesional kepada mahasiswa.

Menjajaki Berbagai Bentuk Kolaborasi

Selain membahas program magang, kunjungan ke empat perusahaan juga membuka peluang pengembangan berbagai bentuk kerja sama lainnya. Beberapa bentuk kolaborasi yang dijajaki meliputi kunjungan industri bagi mahasiswa, keterlibatan praktisi industri sebagai dosen praktisi atau dosen tamu, serta kolaborasi dalam bidang penelitian.

Keterlibatan praktisi industri dalam proses pembelajaran diharapkan dapat memberikan pengalaman dan wawasan yang lebih kontekstual kepada mahasiswa mengenai praktik kerja di lapangan. Sementara itu, kunjungan industri dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal secara langsung budaya organisasi, proses kerja, serta tuntutan profesional di lingkungan perusahaan.

Di bidang penelitian, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri juga berpotensi menghasilkan kajian yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan masyarakat maupun dunia usaha. Berbagai peluang tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kemitraan yang tidak berhenti pada satu kegiatan, tetapi dapat berkembang menjadi kolaborasi yang berkelanjutan.

Membangun Kemitraan yang Berkelanjutan

Melalui rangkaian kunjungan ini, Prodi Bahasa Jepang Kombispro SV UGM berharap komunikasi yang telah terjalin dengan PT SAMI, PT AST Indonesia, PT Fukuryo Indonesia, dan PT Kubota Indonesia dapat ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang konkret dan berkelanjutan. Bentuk kerja sama selanjutnya dapat diperkuat melalui Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sesuai dengan bidang kolaborasi yang disepakati oleh para pihak.

Gambar 2. .Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT AST
Gambar 2. .Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT AST

Penguatan kemitraan tersebut merupakan bagian dari komitmen Prodi Bahasa Jepang Kombispro untuk terus menghadirkan pendidikan vokasi yang responsif terhadap perkembangan dunia industri. Hubungan yang erat dengan mitra industri juga memberikan ruang bagi program studi untuk melakukan evaluasi secara berkelanjutan terhadap relevansi kompetensi yang diberikan kepada mahasiswa.

Sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri pada akhirnya diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga menguasai kompetensi komunikasi, administrasi, kehumasan, kesekretariatan, public speaking, serta keterampilan profesional lainnya, sekaligus memiliki kemampuan beradaptasi dan kesiapan menghadapi lingkungan kerja yang dinamis.

Upaya tersebut sejalan dengan komitmen Universitas Gadjah Mada dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Quality Education melalui penguatan pendidikan yang relevan dan berkualitas, serta SDG 8: Decent Work and Economic Growth melalui peningkatan kesiapan dan kompetensi mahasiswa agar mampu memasuki dunia kerja secara profesional. Dengan demikian, penguatan link and match antara pendidikan tinggi dan dunia industri menjadi langkah strategis dalam membangun pendidikan vokasi yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan masa depan.

Gambar 3. Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT Fukuryo Indonesia
Gambar 3. Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT Fukuryo Indonesia
Gambar 4.Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT Kubota Indonesia
Gambar 4.Kunjungan Dosen Prodi Bahasa Jepang Kombispro ke PT Kubota Indonesia

Similar Posts