Prodi Bahasa Inggris SV UGM Perkuat Literasi Digital Ekonomi Warga Demangrejo
Gambar 1. Narasumber menyampaikan materi mengenai promosi digital, storytelling, dan pemanfaatan AI untuk pengembangan UMKM.
Melalui pelatihan promosi digital, katalog produk, pencatatan sederhana, dan pemanfaatan AI secara etis untuk peningkatan ekonomi warga
Kulon Progo (1/8) – Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Inggris, Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Sosialisasi Literasi Digital dalam Rangka Peningkatan Ekonomi Warga Demangrejo, Kulon Progo”. Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas warga dalam memanfaatkan teknologi digital secara aman, produktif, dan bernilai ekonomi.
Rangkaian kegiatan pelatihan dilaksanakan di Balai Kalurahan Demangrejo pada Sabtu, 1 Agustus 2026, dengan peserta dari unsur pelaku UMKM, pemuda, penggiat komunitas, dan warga yang memiliki produk atau jasa lokal. Melalui kegiatan ini, warga diajak untuk tidak hanya menggunakan media digital sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai instrumen promosi, perluasan pasar, penguatan identitas produk, dan pengelolaan usaha sederhana.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Erizal Lugman, M.A., menjelaskan bahwa program ini disusun berdasarkan kebutuhan warga Demangrejo yang memiliki potensi sosial, budaya, dan ekonomi lokal, tetapi masih memerlukan pendampingan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk promosi produk, komunikasi usaha, keamanan data, pencatatan sederhana, dan perluasan pasar.
| “Program ini dirancang bukan hanya untuk mengenalkan teknologi digital, tetapi juga untuk membantu warga mengubah potensi lokal menjadi materi promosi yang lebih jelas, aman, dan terukur. Kami ingin peserta mampu menyusun katalog sederhana, narasi promosi, caption, serta memanfaatkan AI secara etis sebagai alat bantu ide konten, bukan sebagai pengganti kreativitas masyarakat,” ujar Dr. Erizal Lugman, M.A. |
Materi kegiatan mencakup literasi digital aman dan produktif, etika komunikasi digital, verifikasi informasi, pencegahan penipuan daring, pemasaran digital berbasis media sosial dan WhatsApp Business, pembuatan profil usaha, katalog produk, foto sederhana, caption promosi, kalender konten, serta penggunaan kecerdasan artifisial sederhana untuk ide konten. Peserta juga diperkenalkan pada template pencatatan pesanan dan pelanggan agar komunikasi usaha lebih tertata.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dikemas dalam bentuk sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, dan pendampingan kelompok kecil. Pendekatan ini dipilih agar peserta tidak hanya menerima materi konseptual, tetapi juga menghasilkan perangkat digital sederhana yang dapat digunakan setelah kegiatan selesai, seperti draf katalog produk, contoh caption promosi, dan alur pencatatan pesanan.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat keterkaitan pengabdian dengan ekosistem Sekolah Vokasi UGM. Kompetensi komunikasi bisnis, produksi media, bahasa promosi, manajemen budaya, dan keterampilan terapan diterapkan secara langsung dalam konteks kebutuhan nyata masyarakat. Mahasiswa juga dilibatkan dalam dokumentasi, pendampingan praktik, pengumpulan data evaluasi, dan penyusunan konten publikasi kegiatan.
Program ini menargetkan peningkatan kapasitas warga dalam menggunakan media digital secara aman dan produktif, tersusunnya contoh katalog produk atau potensi lokal, meningkatnya kemampuan warga dalam membuat promosi digital sederhana, serta terbentuknya kader atau kelompok kecil literasi digital lokal yang dapat melanjutkan praktik pendampingan di tingkat desa.
Melalui kegiatan ini, Prodi Bahasa Inggris SV UGM berharap kolaborasi dengan Kalurahan Demangrejo dapat terus berkembang menjadi ekosistem pemberdayaan berbasis literasi digital, kreativitas, kewirausahaan, dan kemitraan. Modul serta template literasi digital ekonomi warga diharapkan dapat digunakan kembali oleh mitra sebagai perangkat pendukung promosi produk dan potensi lokal pada kegiatan berikutnya.

Kegiatan pengabdian ini merupakan implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, melalui hilirisasi pengetahuan dan keterampilan terapan untuk menjawab kebutuhan warga. Program ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 – Pendidikan Berkualitas, SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 9 – Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Tim Pengabdian kepada Masyarakat 2026 Program Studi Bahasa Inggris, DBSMB, Sekolah Vokasi UGM