DBSMB (19/1) – Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) secara resmi membuka 49th World Friends Korea Youth Volunteer Program melalui kegiatan opening ceremony yang dilaksanakan di Ruang SV 225 Gedung Iso Reksohadiprodjo Sekolah Vokasi UGM. Program ini berlangsung selama dua minggu, dari tanggal 19 hingga 30 Januari 2025 di Desa Karangwuni, Kabupaten Kulonprogo dan melibatkan kolaborasi internasional antara mahasiswa Korea Selatan dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada.
Acara pembukaan dihadiri oleh Wakil Dekan Bidang Kerja Sama dan Alumni Dr. Endang Soelistiyowati, M.Pd, Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Fatmawati Djafri, S.S., M.A., Ph.D., dosen, serta mahasiswa DBSMB. Program ini diikuti oleh 19 mahasiswa Korea Selatan yang didampingi oleh 3 dosen pendamping, serta 7 mahasiswa DBSMB SV UGM sebagai mitra lokal dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Ibu Fatmawati Djafri, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aktivitas kerelawanan semata, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran yang komprehensif bagi seluruh peserta.
“Program ini bukan sekadar kegiatan kerelawanan, tetapi juga wadah pembelajaran yang bermakna. Melalui interaksi akademik, kegiatan sosial, serta pertukaran budaya, kami berharap program ini dapat memperkuat pemahaman lintas budaya, meningkatkan kompetensi global, serta membangun jejaring persahabatan yang berkelanjutan antara mahasiswa Jeonju dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan program, para peserta terlibat dalam berbagai kegiatan edukatif, sosial, dan budaya di Desa Karangwuni, antara lain kegiatan di SD Negeri Karangwuni yang berupa pengajaran materi budaya Korea, lingkungan, serta kesehatan dan kebersihan bagi siswa kelas 1 hingga 5. Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas wawasan global siswa sejak dini sekaligus menanamkan nilai hidup bersih dan peduli lingkungan.
Selain itu, peserta juga mengikuti home visit untuk mengenal lebih dekat kehidupan masyarakat desa, struktur tata ruang permukiman, serta nilai-nilai sosial budaya setempat. Rangkaian kegiatan lainnya meliputi plogging di kawasan pantai sebagai aksi peduli lingkungan, pengajaran taekwondo kepada masyarakat dan anak-anak, serta melukis tong sampah. Program ini juga diperkuat dengan kegiatan sosialisasi pilah sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan 49th World Friends Korea Youth Volunteer Program, DBSMB SV UGM berharap dapat terus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus mengembangkan kerja sama internasional yang berdampak nyata, berkelanjutan, dan berorientasi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Melalui pelaksanaan 49th World Friends Korea Youth Volunteer Program, DBSMB Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada berkomitmen untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDGs 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui kegiatan edukasi di sekolah dasar, SDGs 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui penguatan peran masyarakat desa, SDGs 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui kegiatan peduli lingkungan seperti plogging dan sosialisasi pilah sampah, serta SDGs 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi internasional antara DBSMB SV UGM dan Jeonju Volunteer Centre. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata, berkelanjutan, serta memperkuat jejaring kerja sama global di bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.