Foto: peserta praktik industri di PT AEON Indonesia
Salah satu mahasiswa peserta praktik industri, Maliq Adhyaksa Al Ayyoubi, menyampaikan pengalamannya selama mengikuti program ini. Ia mengatakan bahwa PT AEON Indonesia menyediakan lingkungan kerja yang kondusif bagi mahasiswa magang untuk belajar dan berkembang. “Selama pelaksanaan program praktik industri, saya memperoleh kesempatan untuk terlibat secara langsung dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan proses bisnis Divisi Import, seperti penerjemahan product knowledge, analisis produk impor, pengelolaan database, dokumentasi produk, hingga kegiatan display produk di toko baru,” ungkapnya.

Mahasiswa lainnya yang ditempatkan di Divisi Health and Beauty Cosmetics, Syafii Oztenbach Gandakusumah, juga menyampaikan pengalamannya selama menjalani program praktik industri. Ia menuturkan bahwa terdapat perbedaan mendasar antara pembelajaran bahasa Jepang di perkuliahan dan penggunaannya di lingkungan kerja. “Apabila selama perkuliahan bahasa Jepang lebih banyak digunakan untuk memahami materi pembelajaran, dalam lingkungan kerja bahasa Jepang berfungsi sebagai sarana untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam penyelesaian pekerjaan. Perbedaan tersebut memberikan pengalaman baru mengenai bagaimana kemampuan bahasa dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan operasional perusahaan,” ujarnya.
Dari pihak mitra, Lasty selaku HR Manager menyampaikan bahwa perusahaannya secara terbuka memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melaksanakan program praktik industri di PT AEON Indonesia. Menurutnya, program ini memberikan manfaat bagi mahasiswa karena membuka akses yang luas untuk mengeksplorasi berbagai hal yang ingin dipelajari di perusahaan selama masa praktik industri.
Melalui program ini, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi profesional, memperluas wawasan dunia industri, serta mempersiapkan diri untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus. Program ini juga berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), melalui peningkatan keterampilan mahasiswa dan penguatan hubungan antara dunia pendidikan dan industri.
Penulis : Lufi Wahidati