Gambar 1 Mahasiswa melakukan aksi bersih pantai
Yogyakarta (1/6) – Memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2025, Keluarga Mahasiswa Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (KM DBSMB) Universitas Gadjah Mada melalui program EcoAction berkolaborasi dengan Keluarga Mahasiswa Departemen Teknik Hidro dan Lingkungan (KM DTHV) UGM menyelenggarakan kegiatan aksi lingkungan di kawasan konservasi Pantai Baros, Bantul. Sebanyak 40 volunteer mahasiswa terlibat langsung dalam rangkaian kegiatan yang mencakup edukasi lingkungan, aksi bersih pantai, hingga penanaman mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian ekosistem pesisir. Kolaborasi lintas departemen ini sekaligus menjadi implementasi Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi mahasiswa dalam aksi nyata menjaga lingkungan.
Kegiatan diawali dengan sesi edukasi bersama pengelola kawasan konservasi Pantai Baros mengenai pentingnya ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pesisir dari abrasi, penyerap karbon, serta habitat bagi berbagai biota laut. Setelah itu, para peserta melaksanakan aksi beach clean-up untuk membersihkan area pesisir dari sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem. Kegiatan ini selaras dengan SDGs Tujuan 14 tentang Ekosistem Laut, yang menekankan pentingnya perlindungan dan keberlanjutan sumber daya laut melalui pengurangan pencemaran.
Puncak kegiatan ditandai dengan penanaman hampir 100 bibit mangrove di area konservasi Pantai Baros, di mana para volunteer turut “turun ke lumpur” sebagai bagian dari proses rehabilitasi lingkungan pesisir. Aksi ini mendukung SDGs Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, mengingat mangrove memiliki peran penting dalam menyerap karbon dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim. Selain memberikan dampak ekologis, kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran langsung bagi mahasiswa mengenai tantangan konservasi di lapangan.

Melalui kegiatan ini, KM DBSMB UGM dan KM DTHV UGM menegaskan komitmennya dalam menghadirkan aksi kolaboratif yang berkelanjutan untuk menjaga ekosistem pesisir. Dengan semangat Hari Lahir Pancasila, kegiatan di Pantai Baros ini menjadi wujud nyata bahwa nilai gotong royong dapat diterjemahkan dalam tindakan konkret untuk mendukung keberlanjutan lingkungan dan masa depan yang lebih hijau.