UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DEPARTEMEN BAHASA, SENI DAN MANAJEMEN BUDAYA

UNIVERSITAS GADJAH MADA
SEKOLAH VOKASI
DBSMB

| | | | |

Pelatihan Pariwisata Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Desa Kaliagung, Dukung Penguatan Ekonomi Lokal

Kulonprogo (28/10) – Pelatihan penyusunan paket wisata dan pemanduan wisata meningkatkan pemahaman masyarakat Desa Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo. Temuan ini diungkapkan oleh Nuryuda Irdana, peneliti Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melalui penelitian mengenai efektivitas pelatihan pelayanan wisata di Desa Wisata Dewagung.

Gambar 1. Peserta ikuti pelatihan pelayanan wisata di Desa Wisata Dewagung
Gambar 1. Peserta ikuti pelatihan pelayanan wisata di Desa Wisata Dewagung

Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji statistik Wilcoxon, terdapat perbedaan yang signifikan antara pemahaman peserta sebelum dan sesudah mengikuti pelatihan. Pada materi penyusunan paket wisata, perubahan signifikan ditemukan dalam lima aspek, yaitu jenis paket wisata, tahapan perancangan, komponen paket, penyusunan itinerary atau rencana perjalanan, serta penentuan harga. Hasil pengujian statistik dua arah (two-tailed) menunjukkan nilai signifikansi pada rentang 0,000082–0,000251. Seluruh nilai tersebut berada di bawah ambang signifikansi 0,05.

Perubahan signifikan juga ditemukan pada materi pemanduan wisata. Aspek yang dievaluasi mencakup penggolongan pemandu, hak dan kewajiban pemandu, kelembagaan, serta kompetensi pemandu wisata. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifikansi dua arah pada rentang 0,000056–0,000119. Hasil ini menunjukkan adanya perbedaan pemahaman yang signifikan setelah peserta mengikuti pelatihan.

Temuan penelitian Nuryuda Irdana menunjukkan bahwa pelatihan dapat menjadi salah satu strategi untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal menjadi produk wisata yang lebih terstruktur dan memiliki nilai ekonomi. Pemahaman mengenai perancangan paket wisata dan penentuan harga menjadi bekal bagi masyarakat untuk menyusun produk yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Sementara itu, pengetahuan tentang pemanduan wisata mendukung peningkatan kualitas pelayanan dan profesionalisme pelaku wisata lokal.

Penelitian ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 8, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Penguatan keterampilan masyarakat dapat menjadi pondasi bagi pengembangan usaha berbasis pariwisata, penciptaan peluang kerja, dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam rantai nilai ekonomi desa. Untuk mewujudkan manfaat tersebut, peningkatan pemahaman perlu ditindaklanjuti melalui praktik lapangan, pendampingan usaha, pemasaran produk, dan penguatan kelembagaan pariwisata.

Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya kesinambungan program pengembangan sumber daya manusia di desa wisata. Praktik penyusunan dan uji coba paket wisata, simulasi pemanduan, penyempurnaan produk, serta pengujian pasar diperlukan agar pengetahuan yang diperoleh peserta berkembang menjadi kompetensi praktis. Dengan demikian, pelatihan diharapkan dapat mendukung pengembangan Desa Wisata Dewagung sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Kaliagung.

Similar Posts