• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN BAHASA, SENI, DAN MANAJEMEN BUDAYA
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Sambutan Ketua Departemen
    • Visi dan Misi
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
  • Pendidikan
    • Kalender Akademik TA 2024/2025
    • Program Sarjana Terapan
      • Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
      • Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata
      • Program Studi Bahasa Inggris
      • Program Studi Bahasa Jepang
    • Program Magister Terapan
      • Pengembangan Atraksi Wisata
  • Kemahasiswaan
    • Pengumuman
    • Pelayanan Mahasiswa
      • Permintaan Surat Akademik
      • Surat Keterangan Aktif Kuliah
      • Surat Bebas Perpustakaan DBSMB
      • Upload Berkas Yudisium DBSMB
      • Alur Pendaftaran Wisuda
      • Ketentuan Foto Wisuda
    • Kegiatan Mahasiswa
  • Alumni
    • Sertifikat Akreditasi
    • Tracer Study For User
      • Kuesioner Pengguna Lulusan DBSMB
      • HASIL DAN ANALISIS TRACER STUDY
  • Penelitian & Pengabdian
    • Informasi Penelitian
      • Pengumuman Hibah Penelitian Damas
      • Pengumuman Penerima Hibah Penelitian Damas
    • Informasi Pengabdian pada Masyarakat
      • Pengumuman Hibah Pengabdian Pada Masyarakat Damas
      • Pengumuman Penerima Hibah Pengabdian Pada Masyarakat Damas
    • Karya Penelitian Dosen
    • Jurnal DBSMB
  • Survei Layanan
    • Kuesioner Kepuasan Pemangku Kepentingan
    • Kuesioner Pengguna Lulusan DBSMB
    • Kuesioner Kepuasan Mitra Kerja Sama
    • Kuesioner Kepuasan Kegiatan Pengabdian DBSMB
    • Kuesioner Kepuasan Mitra Pengabdian DBSMB
    • HASIL DAN ANALISIS TRACER STUDY
    • Hasil Analisis Kepuasan Pemangku Kepentingan
  • Home
  • Berita Utama

Wisata Berkelanjutan di Desa Sambeng: Kolaborasi Budaya dan Alam untuk Mendukung SDGs

  • Berita Utama, Rilis Berita, SDGs
  • 16 October 2024, 11.24
  • By : Admin DBSMB

 

Magelang, Jawa Tengah – Desa Sambeng terus membuktikan diri sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pengalaman unik tetapi juga mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Dengan konsep ecomuseum, desa ini memadukan pelestarian tradisi lokal dengan pemanfaatan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Wisata yang Berakar pada Kearifan Lokal

Salah satu daya tarik utama Desa Sambeng adalah narasi “Nelayan Tanpa Perahu,” yang menghidupkan kembali tradisi masyarakat tepian Sungai Progo. Atraksi seperti Wisata Gethek dan Dolanan Kerakyatan tidak hanya memperkenalkan pengunjung pada budaya lokal tetapi juga mendukung SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dengan menyisipkan nilai-nilai edukasi dalam setiap aktivitasnya.

Wisatawan dapat belajar tentang sejarah perikanan lokal, membuat jala tradisional, hingga memainkan permainan tradisional yang hampir punah. Pendekatan ini tidak hanya memikat pengunjung tetapi juga melibatkan generasi muda dalam pelestarian budaya.

Mendukung Ekonomi Lokal

Keberadaan ecomuseum telah menciptakan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat Desa Sambeng. UMKM lokal seperti kafe D’Balong yang menawarkan makanan khas dan produk olahan warga menjadi bukti nyata kontribusi konsep ini terhadap SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi). Selain itu, keterlibatan aktif kelompok karang taruna dan Pokdarwis dalam pengelolaan atraksi wisata memastikan pemerataan manfaat ekonomi di tingkat komunitas.

Wisata Ramah Lingkungan

Dengan konsep yang menekankan harmoni antara budaya dan lingkungan, Desa Sambeng mendukung SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab). Atraksi seperti Wisata Gethek dan Kano dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan, sekaligus mempromosikan konservasi sungai sebagai bagian integral dari kehidupan masyarakat.

Tantangan dan Komitmen

Meski memiliki banyak potensi, Desa Sambeng menghadapi tantangan keberlanjutan finansial dan integrasi elemen budaya dengan alam. Namun, komitmen masyarakat dan dukungan dari berbagai pihak menjadi modal utama untuk menjadikan desa ini sebagai model wisata berkelanjutan di Indonesia.

Inspirasi bagi Pembangunan Berkelanjutan

Desa Sambeng menjadi bukti bahwa kearifan lokal dapat menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan. Dengan kombinasi pelestarian budaya, pemberdayaan ekonomi, dan perlindungan lingkungan, desa ini tidak hanya memajukan pariwisata lokal tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian SDGs.

Desa Sambeng mengajarkan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat dimulai dari akar rumput, dengan langkah-langkah kecil yang berdampak besar bagi komunitas lokal dan masa depan global.

Kriteria SDGs:

  1. SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan): Pelestarian warisan budaya lokal melalui ecomuseum mendukung tujuan ini dengan mempromosikan keberlanjutan sosial, ekonomi, dan lingkungan di tingkat komunitas.
  2. SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Konsep ecomuseum menciptakan lapangan kerja baru melalui aktivitas wisata berbasis budaya dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Penulis: Muhamad Sidiq Wicaksono

Tags: SDGs 11 Kota Dan Komunitas Yang Berkelanjutan SDGs 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

DOSEN UGM DAN UNY MELAKSANAKAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT DALAM PROGRAM INOVASI SENI NUSANTARA YANG DIDANAI OLEH KEMENDIKTISAINTEK

Berita UtamaRilis BeritaSDGsUncategorized Friday, 5 December 2025

Tim PISN bersama mitra sasaran dalam diskusi dan latihan perdana tanggal 29 Oktober 2025 Dokumentasi: M. Aulia Akbar, 2025 Tahun 2025 ini Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Republik Indonesia menyelenggarakan Program Inovasi Seni […].

TIM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SEKOLAH VOKASI UGM MELAKSANAKAN BENCHMARKING BERSAMA MITRA SASARAN KE DESA WISATA WUKIRSARI, IMOGIRI

Berita UtamaRilis BeritaSDGs Monday, 1 December 2025

Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Warga Pedukuhan Beku, dan Pengelola Desa Wisata Wukirsasi Dokumentasi oleh Jenis Shafa (2025) Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Sekolah Vokasi UGM tahun 2025 di Pedukuhan Beku, Kelurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo […].

Film “JUDOL” Karya Pemuda Demangrejo Didukung SV UGM Resmi Tayang di Bioskop Rakyat

Berita Utamadan Kelembagaan yang TangguhKeadilanRilis BeritaSDGsSDGs 16 Perdamaian Wednesday, 12 November 2025

Kulon Progo, 2025 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Bahasa Inggris, Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bersama Pemerintah Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, […].

Pembangunan Kapasitas Sumber Manusia Pariwisata Melalui Studi Tiru

Berita UtamaRilis BeritaSDGs Tuesday, 11 November 2025

  Dalam upaya signifikan untuk meningkatkan pengembangan komunitas dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata menyelenggarakan kegiatan studi tiru bagi pengelola Rumah Jamu Menoreh di Kulon Progo.

Berita Terakhir

  • Kunjungan Kochi College National Institute of Technology ke Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya: Implementasi Kerja Sama Internasional pada Bidang Pendidikan Vokasional
  • Perkuat Internasionalisasi, DBSMB Gandeng Professor Susan McKemmish sebagai Adjunct Professor
  • Prodi Bahasa Jepang Kombispro SV UGM bersama IALF Mengadakan Kuliah Umum Bahasa Inggris Komunikasi Antar Budaya
  • Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata Kembali Ditunjuk sebagai Calon Penerima PDDIKTI Award 2025
  • Mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang Kombispro, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Raih Juara 1 Lomba Kanji Zenkoku Taikai 2025
Universitas Gadjah Mada

Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Sekip Unit 1 Catur Tunggal Depok Sleman Yogyakarta, Indonesia. 55281
dbsmb.sv@ugm.ac.id
+62 (0274) 589750

© Universitas Gadjah Mada

Peta SitusPeta SitusPeta SitusPenyangkalanPenyangkalanPenyangkalanKontakKontakKontak