• Tentang UGM
  • Portal Akademik
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Email UGM
Universitas Gadjah Mada DEPARTEMEN BAHASA, SENI, DAN MANAJEMEN BUDAYA
Sekolah Vokasi
Universitas Gadjah Mada
  • Profil
    • Sambutan Ketua Departemen
    • Visi dan Misi
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Pengelola
    • Tenaga Pendidik
    • Tenaga Kependidikan
  • Pendidikan
    • Kalender Akademik TA 2024/2025
    • Program Sarjana Terapan
      • Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi
      • Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata
      • Program Studi Bahasa Inggris
      • Program Studi Bahasa Jepang
    • Program Magister Terapan
      • Pengembangan Atraksi Wisata
  • Kemahasiswaan
    • Pengumuman
    • Pelayanan Mahasiswa
      • Permintaan Surat Akademik
      • Surat Keterangan Aktif Kuliah
      • Surat Bebas Perpustakaan DBSMB
      • Upload Berkas Yudisium DBSMB
      • Alur Pendaftaran Wisuda
      • Ketentuan Foto Wisuda
    • Kegiatan Mahasiswa
  • Alumni
    • Sertifikat Akreditasi
    • Tracer Study For User
      • Kuesioner Pengguna Lulusan DBSMB
      • HASIL DAN ANALISIS TRACER STUDY
  • Penelitian & Pengabdian
    • Informasi Penelitian
      • Pengumuman Hibah Penelitian Damas
      • Pengumuman Penerima Hibah Penelitian Damas
    • Informasi Pengabdian pada Masyarakat
      • Pengumuman Hibah Pengabdian Pada Masyarakat Damas
      • Pengumuman Penerima Hibah Pengabdian Pada Masyarakat Damas
    • Karya Penelitian Dosen
    • Jurnal DBSMB
  • Survei Layanan
    • Kuesioner Kepuasan Pemangku Kepentingan
    • Kuesioner Pengguna Lulusan DBSMB
    • Kuesioner Kepuasan Mitra Kerja Sama
    • Kuesioner Kepuasan Kegiatan Pengabdian DBSMB
    • Kuesioner Kepuasan Mitra Pengabdian DBSMB
    • HASIL DAN ANALISIS TRACER STUDY
    • Hasil Analisis Kepuasan Pemangku Kepentingan
  • Home
  • Berita Utama

Yogyakarta Dorong Pengembangan Wisata Ramah Lansia, Wujudkan Pariwisata Inklusif dan Berkelanjutan

  • Berita Utama, Rilis Berita, SDGs
  • 29 October 2025, 08.30
  • By : Admin DBSMB

 

 

Yogyakarta, Oktober 2025,  Yogyakarta tengah menegaskan posisinya sebagai destinasi wisata yang inklusif bagi semua usia melalui pengembangan wisata ramah lansia atau senior tourism. Hasil penelitian terbaru dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menunjukkan bahwa potensi Yogyakarta dalam pengembangan pariwisata lansia sangat besar, terutama karena kekayaan atraksi budaya dan sejarah yang sesuai dengan karakter wisatawan lanjut usia. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan bahwa sejumlah destinasi utama seperti Museum Sonobudoyo, Benteng Vredeburg, dan Monumen Jogja Kembali masih membutuhkan peningkatan fasilitas dan layanan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan wisatawan lansia.

Penelitian tersebut menyoroti tiga aspek utama yang perlu diperkuat, yaitu: aksesibilitas fisik, pelayanan sosial-emosional, dan dukungan kebijakan destinasi. Saat ini, beberapa fasilitas seperti jalur landai, kursi roda, tempat duduk istirahat, dan toilet ramah lansia masih belum merata. Di sisi lain, petugas destinasi menunjukkan sikap ramah dan kooperatif, namun belum seluruhnya dibekali pelatihan khusus pelayanan bagi lansia. Sementara dari aspek kebijakan, insentif seperti diskon tiket sudah mulai diterapkan di beberapa destinasi, namun belum terintegrasi dalam strategi pariwisata daerah secara menyeluruh.Pengembangan wisata ramah lansia ini sejalan dengan agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 3 (Kesehatan dan Kesejahteraan), SDG 10 (Pengurangan Kesenjangan), dan SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan). Kegiatan wisata yang aman dan bersahabat bagi lansia dinilai dapat meningkatkan kualitas hidup, memperkuat inklusi sosial, serta mendorong terbentuknya ruang publik yang nyaman dan mudah diakses bagi semua kelompok usia.

Sebagai langkah pengembangan, penelitian ini merekomendasikan model pengalaman wisata lansia yang mengintegrasikan aspek budaya, rekreasi santai, dan wellness. Pendekatan ini meliputi tour museum bertempo lambat (santai), aktivitas seni dan kerajinan, city tour ramah lansia, hingga program relaksasi dan kesehatan seperti senam lansia atau terapi musik. Model ini dinilai mampu menciptakan pengalaman wisata yang aman, bermakna, humanis, dan menyehatkan. Pengembangan pariwisata ramah lansia di Yogyakarta diharapkan dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola destinasi wisata, pelaku industri pariwisata, komunitas lokal, serta kelompok lansia. Dengan penguatan kebijakan, peningkatan fasilitas, dan penyusunan paket wisata khusus lansia, Yogyakarta berpotensi menjadi kota percontohan wisata ramah lansia di Indonesia, sekaligus memperkuat citranya sebagai destinasi wisata budaya yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Arina Pramusita

Tags: SDGs 10 Berkurangnya Kesenjangan SDGs 11 Kota Dan Komunitas Yang Berkelanjutan SDGs 3 Kesehatan dan Kesejahteraan

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

TIM PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SEKOLAH VOKASI UGM MELAKSANAKAN BENCHMARKING BERSAMA MITRA SASARAN KE DESA WISATA WUKIRSARI, IMOGIRI

Berita UtamaRilis BeritaSDGs Monday, 1 December 2025

Tim Pengabdian kepada Masyarakat, Warga Pedukuhan Beku, dan Pengelola Desa Wisata Wukirsasi Dokumentasi oleh Jenis Shafa (2025) Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Sekolah Vokasi UGM tahun 2025 di Pedukuhan Beku, Kelurahan Banjarharjo, Kalibawang, Kulon Progo […].

Pembangunan Kapasitas Sumber Manusia Pariwisata Melalui Studi Tiru

Berita UtamaRilis BeritaSDGs Tuesday, 11 November 2025

  Dalam upaya signifikan untuk meningkatkan pengembangan komunitas dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata menyelenggarakan kegiatan studi tiru bagi pengelola Rumah Jamu Menoreh di Kulon Progo.

Kolaborasi Riset UiTM Malaysia dan UGM Angkat Isu Kesetaraan Gender dan Kepemimpinan Akademik

Berita UtamaRilis BeritaSDGs Friday, 31 October 2025

Yogyakarta, Januari 2025. Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menjalin kolaborasi penelitian lintas negara untuk mengkaji dinamika komunikasi gender dan kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi.

Dinamika Kebutuhan dan Tantangan Usaha Perjalanan Wisata Penyedia Walking Tour

Berita UtamaRilis BeritaSDGsSDGs 12 Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab Friday, 31 October 2025

Yogyakarta, 31 Agustus 2025 — Walking tour di Yogyakarta sedang mengalami transformasi signifikan seiring berkembangnya pariwisata. Berbeda dengan mass tourism, walking tour menawarkan pengalaman yang lebih intim dan mendalam, memungkinkan wisatawan untuk terhubung dengan budaya […].

Berita Terakhir

  • Kunjungan Kochi College National Institute of Technology ke Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya: Implementasi Kerja Sama Internasional pada Bidang Pendidikan Vokasional
  • Perkuat Internasionalisasi, DBSMB Gandeng Professor Susan McKemmish sebagai Adjunct Professor
  • Prodi Bahasa Jepang Kombispro SV UGM bersama IALF Mengadakan Kuliah Umum Bahasa Inggris Komunikasi Antar Budaya
  • Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata Kembali Ditunjuk sebagai Calon Penerima PDDIKTI Award 2025
  • Mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang Kombispro, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada Raih Juara 1 Lomba Kanji Zenkoku Taikai 2025
Universitas Gadjah Mada

Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Sekip Unit 1 Catur Tunggal Depok Sleman Yogyakarta, Indonesia. 55281
dbsmb.sv@ugm.ac.id
+62 (0274) 589750

© Universitas Gadjah Mada

Peta SitusPeta SitusPeta SitusPenyangkalanPenyangkalanPenyangkalanKontakKontakKontak