Gambar 1. Angela lakukan perancangan Paket Wisata Pelem Festival
PACITAN (7/8) – Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Bisnis Perjalanan Wisata, Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), Angela Sri Rahayu, melaksanakan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) berupa Perancangan Paket Wisata Pelem Festival pada 26 Juli 2026. Program ini ditujukan bagi calon wisatawan serta Pengelola LKP Seni Pradapa Loka Bhakti sebagai upaya mendukung pengembangan produk wisata berbasis potensi lokal di Kabupaten Pacitan.
Pelem Festival merupakan salah satu agenda budaya yang memiliki potensi untuk menarik wisatawan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya dan hasil pertanian lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Melalui program ini, Angela menyusun paket wisata yang tidak hanya berfokus pada festival, tetapi juga mengintegrasikan destinasi unggulan Pacitan, seperti Goa Gong dan Pantai Klayar, sehingga wisatawan memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih beragam dan bernilai.
Dalam proses penyusunannya, Angela menerapkan pendekatan analisis 6A yang meliputi Attraction (Atraksi), Accessibility (Aksesibilitas), Amenities (Amenitas), Ancillary Services (Layanan Pendukung), Available Packages (Ketersediaan Paket), dan Activities (Aktivitas) sebagai dasar pengembangan produk wisata. Analisis tersebut membantu mengidentifikasi berbagai aspek penting yang perlu dipersiapkan agar paket wisata yang dirancang memiliki kualitas layanan yang baik serta sesuai dengan kebutuhan wisatawan. Selain melakukan analisis lapangan, Angela juga melaksanakan studi literatur mengenai konsep dan tahapan penyusunan paket wisata. Kajian tersebut menjadi landasan dalam merancang produk wisata yang sistematis, mulai dari penyusunan alur perjalanan hingga strategi penyajian informasi kepada calon wisatawan.
Program ini menghasilkan sebuah dokumen komprehensif yang memuat itinerary perjalanan, panduan penyusunan quotation, serta poster promosi Paket Wisata Pelem Festival. Dokumen tersebut disusun sebagai panduan praktis bagi Pengelola LKP Seni Pradapa Loka Bhakti dalam mengembangkan paket wisata yang dapat dipasarkan kepada masyarakat maupun wisatawan. Paket wisata yang dirancang diharapkan menjadi acuan dalam pengembangan produk wisata Pelem Festival yang direncanakan untuk pelaksanaan pada tahun 2028. Pengelola tetap memiliki fleksibilitas untuk menyesuaikan isi paket dengan kondisi lapangan, kebutuhan wisatawan, maupun perkembangan destinasi pada saat implementasi.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan kompetensi yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat. Perancangan paket wisata yang terstruktur diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah sebuah atraksi budaya sehingga memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar pariwisata.
Kegiatan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui pengembangan produk wisata yang berpotensi meningkatkan perekonomian masyarakat lokal, SDG 11 (Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan) melalui pelestarian serta promosi budaya lokal sebagai bagian dari identitas daerah, dan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN dengan Pengelola LKP Seni Pradapa Loka Bhakti dalam memperkuat pengembangan destinasi wisata berbasis potensi lokal.