Ikhtiar Anugrah Hidayat, mahasiswa tahun kedua Alih Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) Sekolah Vokasi UGM, kembali meraih prestasi dengan menjuarai kompetisi Call for Essay 2020. Lomba esai ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Ilmu Perpustakaan dari Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro. Kompetisi ini dimulai sejak 08 September dan penentuan juara pada 11 Oktober 2020, dimana Ikhtiar berhasil menduduki peringkat 3 pada kompetisi yang bertema “Pengaruh Teknologi Native Terhadap Kehidupan Milenial”. Ikhtiar mengangkat tentang digital literacy dengan konsep social project melalui pendekatan studi kasus di Kampung Code, Yogyakarta.
Dalam sebuah buku berjudul Great Shifting karya Rhenald Kasali memperlihatkan bagaimana teknologi dapat merubah kehidupan dan kebutuhan manusia, menanggapi kondisi tersebut Ikhtiar mencoba memberikan gagasan alternatif tentang bagaimana peran teknologi dengan literasi dapat berkolaborasi. Selama proses penulisan essay Ikhtiar banyak melakukan kajian secara pustaka dan meminta beberapa orang untuk mereview sekaligus memberikan masukan terkait apa yang ditulis.
Menurut Ikhtiar dimasa Pandemi Covid-19 ini tidak menjadi penghalang untuk tetap melakukan kegiatan yang produktif. Keterbatasan bukan suatu ancaman, tapi mestinya harus disikapi dengan hal yang positif dan bermanfaat. Ikhtiar mengambil sub-tema tentang pendidikan, mengingat sektor tersebut menarik untuk dibahas terlebih masa Pandemi seperti sekarang ini. Dalam bagian penutup essay yang ditulisnya ia menyampaikan bahwa “Setiap manusia ialah penentu takdir sendiri. Mereka yang memegang kompasnya dan mereka sendiri yang mesti menjelajahi seluruh peta kehidupannya”.
Teks & Foto: Ikhtiar Anugrah Hidayat