Arsip:
Rilis Berita
Yogyakarta, Rabu, 19 November 2025 — Kerja sama antara Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, PT Indo Asia Sinergi Sejahtera sebagai Authorized Training Partner TUV Rheinland melalui Indo Asia Academy, dan TUV Rheinland Indonesia resmi melahirkan […].
Yogyakarta, 8 November 2025 – Pameran Arsip KERTAS 2025 resmi dibuka di Gedung Iso Reksohadiprojo, Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Pameran yang berlangsung pada 8–15 November 2025 […].
Yogyakarta, Rabu, 19 November 2025 — Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DBSMB SV UGM) secara resmi ditetapkan sebagai Competency Test Center (CTC) untuk skema Digital Marketing serta […].
Kulon Progo, 2025 — Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Bahasa Inggris, Departemen Bahasa, Seni dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) bersama Pemerintah Kalurahan Demangrejo, Kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, […].
Dalam upaya signifikan untuk meningkatkan pengembangan komunitas dan mempromosikan pariwisata berkelanjutan, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata menyelenggarakan kegiatan studi tiru bagi pengelola Rumah Jamu Menoreh di Kulon Progo.
Desa Wukirsari di Kapanewon Cangkringan, Kabupaten Sleman memiliki potensi unik yaitu terdapatnya pusat konservasi burung hantu Serak Jawa (Tyto alba) sebagai salah satau pendukung program ketahanan pangan.
Yogyakarta-Oktober 2025. Sebuah penelitian yang inovatif dilakukan untuk mengeksplorasi hubungan rumit antara gender dan komunikasi kepemimpinan di perguruan tinggi (PT) di Asia Tenggara. Penelitian ini berfokus pada dua universitas terkemuka: Universiti Teknologi MARA (UiTM) di […].
Yogyakarta, Januari 2025. Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia menjalin kolaborasi penelitian lintas negara untuk mengkaji dinamika komunikasi gender dan kepemimpinan di lingkungan pendidikan tinggi.
Yogyakarta, 1 Oktober 2025 – Pengembangan pariwisata di Kampung Naga dihadapkan pada tantangan risiko komodifikasi budaya, yaitu ketika tradisi lokal dikomersialisasikan secara berlebihan, berpotensi menghilangkan esensi otentiknya.
Yogyakarta, 31 Agustus 2025 — Walking tour di Yogyakarta sedang mengalami transformasi signifikan seiring berkembangnya pariwisata. Berbeda dengan mass tourism, walking tour menawarkan pengalaman yang lebih intim dan mendalam, memungkinkan wisatawan untuk terhubung dengan budaya […].