Program Studi Sarjana Terapan D4 Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (Kombispro), Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB), Sekolah Vokasi, UGM, pada Rabu, 26 Maret 2025, mengadakan Kuliah Umum secara daring bertema “Mind the Gap! Cross-Cultural Communication”, dengan mengusung topik yang menjelaskan bagaimana perbedaan budaya antara Indonesia dan Selandia Baru memengaruhi pola komunikasi. Acara diselenggarakan secara daring menggunakan Zoom meeting sebagai media pertemuan.
Kuliah umum ini menghadirkan Iain Gordon dari Indonesia Australia Language Foundation (IALF) selaku pemateri. Kuliah umum ini dimulai dengan perkenalan singkat pemateri yang disampaikan oleh Ibu Teresa Angelina Kaluge, M.A., M.Hum selaku MC.
Kuliah umum berjalan interaktif. Mahasiswa mula-mula dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi bersama memberikan rating tingkat kesopanan terhadap beberapa situasi yang berbeda. Setelah diskusi melalui breakout room selesai, Iain Gordon memimpin pembahasan seluruh situasi tersebut bersama-sama di main room. Melalui diskusi, diketahui bahwa tingkat kesopanan antara budaya Indonesia dan Selandia Baru berbeda.
Kuliah umum yang berlangsung selama dua jam ini diikuti oleh 140 orang mahasiswa dari Program Studi Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (Kombispro) dan Program Studi Pengelolaan Arsip dan Rekaman Informasi (PARI). Mahasiswa mengikuti kuliah umum dengan antusias melalui sesi tanya jawab yang dimoderatori oleh Ibu Ummul Hasanah, M.A. Acara ditutup dengan berfoto bersama.