Arsip:
SDGs
Sleman, 18 Agustus 2024 – Kerjasama Dosen DBSMB Departemen Seni dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi UGM yang terdiri dari Dr. Supriyono, M.A, Drs Winarto, M. M dan Waluyo S.
Sleman, 18 Agustus 2024 – Kerjasama Dosen DBSMB Departemen Seni dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi UGM yang terdiri dari Dr. Supriyono, M.A, Drs Winarto, M. M dan Waluyo S.
Sleman, 18 Agustus 2024 – Kerjasama Dosen DBSMB Departemen Seni dan Manajemen Budaya Sekolah Vokasi UGM yang terdiri dari Dr. Supriyono, M.A, Drs Winarto, M. M dan Waluyo S.
Selasa (27/8) Dua hari sebelum pelaksanaan Prosesi Wisuda di Grha Sabha Pramana UGM, di Bulaksumur Hall University Club Hotel UGM terlaksana acara Mangayubagya/ pelepasan Wisudawan/Wati Program Studi Sarjana Terapan Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya […].
Dalam rangka memperkuat kerjasama yang berkelanjutan dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat yang telah dimulai pada tahun, Tim Pengabdian Program Studi D4 PARI yang dikoordinasi oleh Supriadianto, S.S., M.A melakukan kunjungan ke Kalurahan Demangrejo pada Kamis, […].
Dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk tata Kelola kearsipan dalam rangka menciptakan gerakan tertib arsip dan sejarah desa yang terhimpun baik dalam arsip konvensional maupun dokumen media baru, Kamis 25 Juli 2024, Tim Pengabdian kepada Masyarakat D4 […].
Selasa (11/6) Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya melalui Program Studi Bisnis Perjalanan Wisata mengadakan seremonial penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Politeknik Pariwisata Makassar (Poltekpar Makassar) di Gedung Teaching Industry Learning Center Sekolah Vokasi […].
Malang, 27 Mei 2024 – Ulin Nuha Syahnarendra, mahasiswa Program Studi Bahasa Jepang Untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional, Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya, Fakultas Sekolah Vokasi UGM, berhasil meraih Juara II dalam Lomba […].
Intercultural communication merupakan komunikasi yang terjadi diantara orang yang berbeda budaya. Tidak jarang perbedaan budaya yang muncul terkadang menimbulkan kebingungan, salah tafsir atau salah paham.
Yogyakarta (28/05) – Dalam beberapa tahun terakhir, tantangan untuk meningkatkan kemahiran membaca teks berbahasa Jepang semakin menonjol di Indonesia. Banyak mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam pemahaman bacaan akibat terbatasnya kosakata dan pengetahuan kanji.