Mahasiswa lakukan praktik membaca teks bisnis
Yogyakarta (21/5), Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Bahasa Jepang untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional (S.Tr. Bahasa Jepang Kombispro), Departemen Bahasa, Seni, dan Manajemen Budaya (DBSMB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada mengikuti kegiatan perkuliahan yang berbeda dari biasanya. Dalam sesi mata kuliah Praktikum Membaca Teks Bisnis, mahasiswa ditantang menguji kemampuan literasi dan memori jangka pendek melalui metode Immediate Written Recall dalam penelitian yang dilakukan oleh Lufi Wahidati bersama anggota tim mahasiswa Rahmalia Putri Husodo, Irsad Muhammad, dan Sekar Arum Rahmadina.
Praktik ini dirancang untuk mengukur sejauh mana pemahaman mendalam mahasiswa terhadap teks bisnis berbahasa Jepang secara langsung. Dalam pelaksanaannya, dosen pengampu menyediakan dua pilihan teks berbahasa Jepang dengan topik yang berbeda. Mahasiswa kemudian diberikan kebebasan untuk memilih salah satu teks yang paling sesuai dengan minat mereka. Pilihan topik yang variatif tersebut berkaitan dengan dinamika dunia kerja di Jepang sehingga mahasiswa dapat belajar sesuai dengan fokus bidang yang ingin mereka dalami.
Setelah memilih teks, tantangan utama pun dimulai. Mahasiswa diberikan alokasi waktu khusus untuk membaca dan memahami isi teks secara intensif. Setelah selesai membaca, teks disimpan dan mahasiswa diharuskan menuliskan kembali seluruh informasi, poin penting, serta detail yang berhasil mereka tangkap ke dalam selembar kertas menggunakan bahasa Indonesia tanpa melihat referensi apa pun, termasuk teks yang telah dibaca sebelumnya.
Metode ini mendapatkan respons positif dari para peserta kelas. Meski pada awalnya merasa tegang karena harus mengandalkan ingatan jangka pendek secara instan, mahasiswa mengaku memperoleh banyak manfaat dari praktek tersebut. Salah satu peserta kelas menyampaikan bahwa metode ini sangat efektif untuk melatih fokus dan konsentrasi. Menurutnya, kegiatan tersebut membuat mahasiswa benar-benar mengasah daya ingat dan kemampuan retensi informasi secara maksimal. Tantangan yang dihadapi tidak hanya sebatas memahami kosakata bahasa Jepang yang baru, tetapi juga menyusun kembali ide pokok teks ke dalam struktur bahasa yang tepat dan logis.
Pengalaman belajar secara langsung di kelas ini memberikan perspektif baru bagi mahasiswa mengenai pentingnya konsentrasi tinggi saat menghadapi dokumen berbahasa asing di dunia kerja profesional nantinya. Melalui kegiatan pembelajaran inovatif seperti ini, Prodi Bahasa Jepang Kombispro terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya mahir berbahasa, tetapi juga memiliki kemampuan analisis dan daya ingat yang kuat sebagai keterampilan penting di dunia bisnis global.
Melalui aktivitas Immediate Written Recall ini, Lufi Wahidati selaku dosen pengampu, berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran dan evaluasi pemahaman bacaan pemelajar bahasa Jepang yang lebih akurat. Kegiatan pembelajaran ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan ke-4, yaitu Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Melalui penerapan metode pembelajaran inovatif seperti Immediate Written Recall, mahasiswa didorong untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, literasi, konsentrasi, serta kemampuan komunikasi lintas bahasa yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja global.